TINJAUAN ATAS PERANAN PENDAFTARAN TANAH DALAM RANGKA PEROLEHAN HAK MILIK ATAS SATUAN RUMAH SUSUN

Lindi Nainggolan, Suria ningsih, amsali sembiring

Abstract


ABSTRAK

Pebri Yandi Lubis* Zaidar, S.H., M.Hum**

Affan Mukti, S.H., M.Hum***

Rumah susun dalam hukum Indonesia dewasa ini merupakan rumah yang dibentuk dengan sistem condominium sebagaimana ditemukan dalam penjelasan umum Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 4 Tahun 1988 tentang rumah susun yang menyebutkan: sistem pemilikan perseorangan dan hak bersama (condominium). Dengan sistem kondominium ini, jelas sulit sekali memisahkan bangunan rumah susun dengan tanahnya. Oleh karena itu rumah susun termasuk dalam jenis benda bukan tanah yang sifatnya tetap. Adapun sarana rumah susun yang melekat pada setiap satuan rumah susun, disini berlaku asas aksesi, sehingga tidak ada satuanrumah susun tanpa hak atas sarana bersama. UURS juga telah memperkenalkan suatu lembaga pemilikan baru sebagai suatu hak kebendaan, yaitu Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (HMSRS) yang terdiri dari Hak Perseorangan Atas Unit Satuan Rumah Susun yang terdiri dari Hak Perorangan Atas Unit Satuan Rumah Susun (SRS) dan hak bersama atas tanah, benda dan bagian bersama yang kesemuanya merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan satuan-satuan yang bersangkutan.

Permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pendaftaran tanah, bagaimana cara memperoleh hak milik atas satuan rumah susun, bagaimana peranan pendaftaran tanah dalam rangka memperoleh hak milik atas satuan rumah susun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif- empiris yang mengacu pada peraturan dan keadaan aksi dilapangan yang sebenarnya. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder yang dilengkapi data tersier yang memberikan penjelasan dari bahan hukum primer dan sekunder. Sedangkan metode pengumpulan data mengkombinasikan antara riset kepustakaan dengan observasi pada objeknya secara langsung sampai pada akhirnya hasilnya tertuang pada skripsi ini.

Pelaksanaan pendaftaran tanah dibagi atas dua, yaitu kegiatan pendaftaran tanah untuk pertama kali dan pemeliharaan data pendaftaran tanah. Penguasaan sarusun pada rumah susun umum dapat dilakukan dengan cara dimiliki atau disewa. Penguasaan sarusun pada rumah susun khusus dapat dilakukan dengan cara pinjam- pakai atau sewa. Peranan pendaftaran tanah dalam rangka perolehan hak milik atas satuan rumah susun berkaitan dengan tata cara pendaftaran hak milik atas satuan rumah susun. Hambatan-hambatan untuk mendapatkan satuan rumah susun antara lain adalah kurangnya biaya untuk mendapatkan hak milik atas satuan rumah susun, ketidaklengkapan dokumen-dokumen seperti KTP atau KK yang merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan hak milik atas satuan rumah susun, khususnya bagi warga keturunan Tionghoa, yaitu bagi warga keturunan Tionghoa untuk mendapatkan hak milik atas satuan rumah sedikit dipersulit dibandingkan warga pribumi.

Kata kunci : Pendaftaran Tanah, Hak Milik, Rumah Susun


* Mahasiswa Fakultas Hukum USU

** Dosen Pembimbing I, Staf Pengajar di Fakultas Hukum USU

*** Dosen Pembimbing II, Staf Pengajar di Fakultas Hukum USU


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.