TINJAUAN YURIDIS TENTANG PEMBENTUKAN APARATUR YANG BERSIH DAN BERWIBAWA DENGAN PEMBERIAN SANKSI ADMINISTRASI DISIPLIN TERHADAP PEGAWAI NEGERI SIPIL

Irene Shinta Uli Inda Hutabarat, suria ningsih, pendastaren tarigan

Abstract


ABSTRAK

Meningkatkan kualitas aparatur negara dengan memperbaiki kesejahteraan dan keprofesionalan serta memberlakukan sistem karir berdasarkan prestasi kerja dengan prinsip memberikan penghargaan dan sanksi, maka aparatur negara hendaknya dapat bersikap disiplin dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Kaitannya dengan hal tersebut di atas, maka pendayagunaan aparatur negara terus ditingkatkan terutama yang berkaitan dengan kualitas, efisiensi pelayanan dan pengayoman pada masyarakat serta kemampuan professional dan kesejahteraan aparat sangat di perhatikan dalam menunjang pelaksanaan tugas. Dalam rangka usaha untuk mencapai tujuan pembangunan nasional, di perlukan adanya Pegawai Negeri Sipil sebagai unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat yang penuh rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pemerintahan yang berdasarkan Pancasila dan Undang –Undang Dasar 1945. Untuk menciptakan pemerintahan yang baik, bersih dan bebas dari unsur KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme), kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil merupakan hal yang penting dan perlu mendapatkan perhatian yang cukup dalam pelaksanaannya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan sanksi dalam pelanggaran disiplin pegawai negeri sipil adalah dengan menjatuhkan hukuman terhadap Pegawai Negeri Sipil yang melakukan pelanggaran.  Untuk meningkatkan pelaksanaan kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Medan dilakukan beberapa pendekatan antara lain : pembinaan pegawai pada segi operasional, pengawasan secara langsung maupun secara fungsional dan hal ini dimaksudkan untuk mencegah timbulnya berbagai penyimpangan yang dilakukan oleh para pegawai. Pelaksanaan pemberian sanksi  Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pengadilan Tata Usaha Negara Medan sering mendapat kendala dan hambatan seperti pada panjangnya proses yang harus ditempuh dalam pemberian sanksi tersebut. Penegakan disiplin juga harus terbentur oleh pihak lain yang berperkara seperti Penggugat dan Tergugat


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.