Respons Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (glycine max (L.)Merril) Terhadap Pemberian Biochar dan Pupuk Organik Cair

muhammad habib sampurno, Yaya Hasanah, Asil Barus

Abstract


Kedelai merupakan bahan protein nabati dan komoditas penting Indonesia. Produksi kedelai nasional mengalami penurunan setiap tahunnya. Rendahnya produksi kedelai Indonesia salah satunya dikarenakan belum maksimalnya pengetahuan petani dalam penggunaan teknologi produksi yang mendukung pertanian berkelanjutan. Peningkatan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan kembali ke alam meningkatkan pemberdayaan sistem pertanian organik. Tujuan penelitian yakni untuk mengetahui respons pertumbuhan dan produksi   kedelai terhadap pemberian biochar dan pupuk organik cair. Penelitian dilaksanakan di Desa Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan pada Juni - Agustus 2015, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor yaitu Biochar (0, 4, 8, 12 t/ha) dan Pupuk Organik Cair (20, 40, 60 ml/l). Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, total luas daun, bobot kering biji per tanaman, dan bobot kering biji per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar meningkatkan total luas daun 3,4 dan 6 MST dan bobot kering biji per plot. Pemberian pupuk organik cair meningkatkan jumlah diameter batang dan total luas daun 4 dan 6 MST.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Creative Commons License Creative Common Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)


Program studi Agroteknologi

Fakultas Pertanian

Jl. Prof. A. Sofyan no. 3

Kampus Universitas Sumatera Utara

Padang Bulan- 20155

Medan-Sumatera Utara

E ISSN (2337-6597)