Pemanfaatan Limbah Lumpur Padat (Sludge) Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit Sebagai Alternatif Penyediaan Unsur Hara Di Tanah Ultisol

Chrisman Daniel Pandapotan, Mukhlis Mukhlis, Posma Marbun

Abstract


Pemanfaatan sludge pabrik pengolahan kelapa sawit masih belum optimal, oleh sebab itu perlu pengkajian pemanfaatan sludge sebagai alternatif penyediaan unsur hara di tanah Ultisol. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan dimulai pada bulan November 2015 hingga Maret 2016 di rumah kasa Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara dan analisis tanah serta tanaman dilakukan di Laboratorium Riset dan Teknologi Fakultas Pertanian USU. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok non faktorial dengan tanpa perlakuan (Z0), 21,25 g sludge/pot (Z1), 42,50 g sludge/pot (Z2), 63,275 g sludge/pot (Z3), 85,00 g sludge/pot (Z4), 106,25 g sludge/pot (Z5), 127,50 g sludge/pot (Z6), 148,75 g sludge/pot (Z7), dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian sludge berpengaruh nyata dalam meningkatkan unsur hara dan pertumbuhan tanaman jagung di tanah Ultisol yaitu : pH tanah, C-organik, P tersedia, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat kering tajuk dan serapan P tanaman. Akan tetapi tidak berpengaruh nyata dalam meningkatkan N total, K tukar, dan KTK tanah Ultisol.

Kata Kunci : sludge, Ultisol,unsur hara


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Creative Commons License Creative Common Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)


Program studi Agroteknologi

Fakultas Pertanian

Jl. Prof. A. Sofyan no. 3

Kampus Universitas Sumatera Utara

Padang Bulan- 20155

Medan-Sumatera Utara

E ISSN (2337-6597)