Pengaruh Waktu Pemberian dan Konsentrasi Paklobutrazol Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.)

Asyriani Syahfithri Pulungan, Ratna Rosanty Lahay, Edison Purba

Abstract


Sweet potato as the fourth sources of carbohydrate after rice, maize, and cassava. Sweet potato grows creeping, it needs to be regulated efficiently by providing growth retardants. Paclobutrazol is a plant hormone which can short the vegetative stages and increase the generative stages.. This research have held in Desa Marindal II Kec. Patumbak, Medan with the altitude ± 25 meters above sea level from May 2016 until September 2016, using a randomized block design with 2 factors. The first factor is Time Application of paclobutrazol with 4 kind those are 21 DAP; 28 DAP; 35 DAP; 42 DAP and the second factor is the concentration of paclobutraol with 4 levels those are 0.25 g / l of water; 0.50 g / l of water; 0.75 g / l of water; 1.00 g / l of water. The result of this research showed that time application of paclobutrazol were significantly effect to the weight of plant biomass per sample. Concentration of paclobutrazol were significantly effect to the weight of plant biomass per sample andthe number of tubers per sample. Interaction of time application and concentration of paclobutrazol were significantly effect to the weight of plant biomass per sample and the number of tubers per sample. The weight of plant biomass is the highest in the application time of paclobutrazol 28 DAP and concentration of 0,75 g/L water.

Key words: concentration,  paclobutrazol, sweet potato, time application

 

ABSTRAK

Ubi jalar sebagai salah satu tanaman penghasil karbohidrat yang keempat setelah padi, jagung dan ubi kayu. Ubi jalar dengan pertumbuhannya merambat panjang maka perlu diatur seefisien dengan pemberian zat penghambat tumbuh. Paklobutrazol adalah ZPT memperpendek masa vegetatif dan mempercepat masa generatif. Penelitian ini dilaksanakan Lahan masyarakat Desa Marindal II Kecamatan Patumbak, Medan dengan ketinggian tempat ±25 m dpl pada bulan Mei 2016 sampai dengan september 2016, menggunakan rancangan acak kelompok dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah waktu pemberian paclobutrazol dengan 4 taraf yaitu 21 HST; 28 HST; 35 HST; 42 HST (Hari Setelah Tanam) dan faktor kedua adalah konsentrasi paclobutraol dengan 4 taraf yaitu 0,25 g/l air; 0,50 g/l air; 0,75 g/l air; 1,00 g/l air. Perlakuan waktu pemberian paclobutrazol berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan biomassa serasah. Perlakuan konsentrasi paclobutrazol berpengaruh nyata terhadap bobot biomassa serasah dan jumlah umbi. Interaksi waktu pemberian dan konsentrasi paclobutazol berpengaruh nyata terhadap bobot biomassa serasah, dan jumlah umbi. Bobot biomassa tanaman tertinggi terdapat pada waktu pemberian paklobutrazol pada umur 28 HST deengan konsentrasi 0,75 g/L air.

Kata kunci : konsentrasi, paklobutrazol,  ubi jalar, waktu pemberian


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Creative Commons License Creative Common Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)


Program studi Agroteknologi

Fakultas Pertanian

Jl. Prof. A. Sofyan no. 3

Kampus Universitas Sumatera Utara

Padang Bulan- 20155

Medan-Sumatera Utara

E ISSN (2337-6597)