Uji Efektivitas Pengendalian Kimiawi dan Biologi terhadap Hama Penggerek Polong (Maruca testulalis Geyer.) pada Tanaman Kacang Hijau

winda arthadinatha lingga, Irda Safni

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan penggunaan λ-sihalotrin, ekstrak daun babadotan, dan Bacillus thuringiensis (Bt) komersial dalam mengendalikan hama penggerek polong tanaman kacang hijau di lapangan. Penelitian ini dilaksanakan di desa Klambir V, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang dengan ketinggian ± 25 m dpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial, terdiri dari 6 perlakuan yaitu : Kontrol, tanpa pengendalian (28 HST sampai panen), λ-sihalotrin 2 ml/l air seminggu sekali aplikasi (pada 35 HST sampai dengan 56 HST), λ-sihalotrin 2 ml/l air 2 kali aplikasi (35 HST dan 49 HST), ekstrak daun gulma babadotan 50 gr/l air dan Bt komersial (Thuricide HP) 5gr/l air, dengan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase polong terserang tertinggi terdapat pada perlakuan tanpa pengendalian sejak 28 HST sampai panen (33,77%) dan terendah pada perlakuan penggunaan insektisida λ-sihalotrin 2 ml/l air seminggu sekali pada 35-56 HST (20,45%). Penggunaan ekstrak daun gulma babadotan 50 gr/l air mampu mengurangi jumlah biji yang terserang hama polong. Produksi kacang hijau tertinggi terdapat pada perlakuan penggunaan insektisida λ-sihalotrin 2 ml/l air seminggu sekali pada 35-56 HST (1,758 Kg) dan terendah pada perlakuan tanpa pengendalian selama pertumbuhan tanaman (0,798 Kg).


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Creative Commons License Creative Common Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)


Program studi Agroteknologi

Fakultas Pertanian

Jl. Prof. A. Sofyan no. 3

Kampus Universitas Sumatera Utara

Padang Bulan- 20155

Medan-Sumatera Utara

E ISSN (2337-6597)