PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA KLON UBI JALAR PADA JARAK TANAM YANG BERBEDA

Wikka Sasvita, Chairani Hanum Chairani Hanum, Edison Purba

Abstract


Potensi ubi jalar di Kota Binjai cukup tinggi dapat dilihat dari segi ekonomi maupun sosial budaya.Pemilihan klon ubi merupakan alternatif peningkatan produksi dan mutu ubi jalar di Kota Binjai.Produksi yang tinggi dari ubi jalar tergantung pada bagaimana meningkatan potensi ubi jalar danmetode kultur teknik. Jarak tanam dan variasi klon adalah salah satu alternatif untuk meningkatakanproduksi yang tinggi. Penelitian dilakukan untuk membandingkan pertumbuhan dan hasil tiga klonubi jalar pada jarak tanam yang berbeda di Kelurahan Cengkeh Turi, Binjai (+ 25 mdpl) dari bulanMei - Agustus 2012 menggunakan rancangan acak faktorial 2 faktor. Faktor pertama yaitu klon yangterdiri dari Daya, A82 dan Jago, faktor kedua adalah jarak tanam terdiri dari: 5x100; 15x100;25x100; 35x100 dan 45x100 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klon Daya menghasilkanbobot umbi terbesar pada jarak tanam 45 x 100 cm, klon A82 pada jarak tanam 35 x 100 cm,sedangkan klon Jago pada jarak tanam 25 x 100 cm. Jumlah umbi terbesar terdapat pada klon Dayadengan perlakuan jarak tanam 25 x 100 cm. Bobot rata-rata satu umbi per tanaman, bobot rata-ratasatu umbi per plot, panjang umbi per sampel dan lilit umbi per sampel tertinggi terdapat pada jaraktanam 45 x 100 cm.Kata kunci : ubi jalar, klon, jarak tanam.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Creative Commons License Creative Common Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)


Program studi Agroteknologi

Fakultas Pertanian

Jl. Prof. A. Sofyan no. 3

Kampus Universitas Sumatera Utara

Padang Bulan- 20155

Medan-Sumatera Utara

E ISSN (2337-6597)