PERTUMBUHAN DAN AKUISISI N, P, K BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) SISTEM SINGLE STAGE DENGAN PERLAKUAN MEDIA TANAM LIMBAH KELAPA SAWIT

Ahmad Rodian Habibi Nasution, Jonatan Ginting, Toga Simanungkalit

Abstract


Penelitian berjudul pertumbuhan dan akuisisi n, p, k bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.)sistem single stage dengan perlakuan media tanam limbah kelapa sawit bertujuan untuk mengetahuipertumbuhan dan akuisisi N, P, K bibitkelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) sistem single stagedengan media tanam limbah kelapa sawit. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok nonfaktorial yang terdiri atas 13 jenis media tanam yang terdiri atas top soil, sub soil, serat, soliddecanter, top soil + sub soil (1:1), top soil + serat (1:1), top soil + solid decanter (1:1), top soil +serat + solid decanter (1:1:1), sub soil + serat (1:10), sub soil + serat (1:1), sub soil + solid decanter(1:1), sub soil + serat + solid decanter (1:1:1), top soil + sub soil + serat (1:1:1), dan top soil + subsoil + solid decanter (1:1:1). Parameter yang diamati adalah tinggi bibit, diameter batang, bobotkering akar, bobot kering tajuk, volume akar, dan kadar NPK daun. Hasil penelitian menunjukkanbahwa asing-masing media menunjukkan perbedaan pertumbuhan dan akuisisi N, P, K. Mediatanam berpengaruh nyata pada tinggi bibit 14 MST, bobot kering akar dan tajuk, volume akar, dankadar N daun. Kombinasi perlakuan serat dan solid decanter terbaik ditunjukkan oleh perlakuan topsoil+serat+solid decanter), M12 (top soil+sub soil+serat) dan M13 (top soil+sub soil+soliddecanter).Kata kunci : pertumbuhan, akuisisi, bibit, kelapa sawit

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Creative Commons License Creative Common Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)


Program studi Agroteknologi

Fakultas Pertanian

Jl. Prof. A. Sofyan no. 3

Kampus Universitas Sumatera Utara

Padang Bulan- 20155

Medan-Sumatera Utara

E ISSN (2337-6597)