ANALISIS HUKUM TINDAK PIDANA MEMPEKERJAKAN ANAK (STUDI PUTUSAN NOMOR 136/PID.B/2011/PN.JPR)

RINTA NABABAN

Abstract


ANALISIS HUKUM TINDAK PIDANA MEMPEKERJAKAN ANAK (STUDI PUTUSAN NOMOR 136/PID.B/2011/PN.JPR) ABSTRAK Rinta Nababan, Liza Erwina, Marlina* Tindak pidana mempekerjakan anak dibawah umur semakin marak ditemukan di Indonesia. Kemiskinan merupakan faktor utama yang menyebabkan seorang anak bekerja, bahkan sebagian orang menganggapnya sebagai sebuah kebudayaan sekalipun pekerjaan tersebut sangat berbahaya baik bagi fisik maupun mentalnya. Banyaknya peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah ternyata tidaklah menjamin terpenuhinya hak-hak anak, karena banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahwa kegiatan mempekerjakan anak terutama pada bentuk pekerjaan terburuk adalah merupakan tindak pidana. Akibatnya banyak anak yang dipekerjakan tidak dapat mendapatkan haknya,upah rendah dan tidak dibayar tepat waktu, jam kerja tinggi, kerap mendapatkan kekerasan fisik, serta bekerja pada sektor berbahaya yang seharusnya menjadi pekerjaan orang dewasa. Permasalahan hukum yang dibahas dalam jurnal ini, yaitu bagaimana pengaturan hukum tentang tindak pidana mempekerjakan anak dan bagaimana penerapan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana mempekerjakan anak dalam Putusan Nomor 136/Pid.B/2011/PN.JPR. Penelitian dalam jurnal ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, dimana penelitian ini dilakukan dan ditujukan pada berbagai peraturan perundang-undangan, dan juga mencari bahan dari berbagai buku, jurnal, dan artikel untuk memecahkan permasalahan hukum yang ada. Berbagai peraturan yang terkait dengan tindak pidana mempekerjakan anak, yaitu Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlidungan Anak, Undang Undang Nomor 1 Tahun 2000 Tentang Konvensi ILO No. 182 Tahun 1999 mengenai Pelarangan dan Tindakan segera Penghapusan Bentuk -Bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak, Keputusan Presiden No. 59 Tahun 2002 Tentang Recana Penghapusan Betuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk Untuk Anak, dan peraturan lainnya. Adapun kasus dengan nomor perkara 136/Pid.B/2011/PN.JPR dengan terdakwa atas nama Solekhah Binti Sarlim adalah tindak pidana mempekerjakan anak. Majelis Hakim dalam putusannya menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun dikurangi dengan masa penahanan. Putusan hakim tersebut dianggap belum tepat dan hukuman yang dijatuhkan terlalu ringan, sebab terdakwa sudah termasuk mempekerjakan anak pada bentuk pekerjaan terburuk sesuai dengan ketentuan pasal 74 UndangUndang No. 13 Tahun 2003, dan seharusnya saksi pidana yang dijatuhkan harus sesuai dengan ketentuan Pasal 183 ayat (1) Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. *Departemen Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia. iii LEGAL ANALYSIS ON EMPLOYING CHILDREN CRIMINAL ACT (A STUDI ON THE RULING NO. 136/PID.B/2011/PN.JPR) ABSTRACT Rinta Nababan, Liza Erwina, Marlina* Employing children criminal act is increasingly prevalent in Indonesia. Poverty is a major factor that causes a child to work, some people consider it a culture even though the work is very dangerous both physically and mentally. Many regulations that have been made by the government apparently do not guarantee the fulfillment of children's rights, because many people do not know that the activity of employing children especially in the worst forms of child labour is a criminal offense. As a result, many children who are employed cannot get their rights, low wages and they are not paid on time, high working hours, often get physical violence, and work in dangerous sectors that should be adult work. Legal issues discussed in this journal, namely how the legal arrangements regarding the crime of employing children and how the application of criminal sanctions against perpetrators of criminal acts employing children in a Studi On the Ruling No. 136/Pid.B/2011/PN.JPR. This research uses normative legal research methods, where this research is conducted and is aimed at various laws and regulations, and also seeks material from various books, journals, and articles to solve existing legal problems. Various regulations related to the crime of employing children, namely Law no. 13 of 2003 concerning Employment, Law No. 35 of 2014 concerning Amendments to Law No. 23 of 2002 concerning Child Protection, Law Number 1 of 2000 concerning ILO Convention No. 182 of 1999 concerning Prohibition and Immediate Action for the Elimination of the Worst Forms of Child Labour, Presidential Decree No. 59 of 2002 concerning Plans for the Elimination of the Worst Forms of Child Labor, and other regulations. Case with number 136/Pid.B/2011/PN.JPR with the defendant is Solekhah Binti Sarlim is a crime of employing children. In its decision, the Judge sentenced him to a one-year prison term reduced by the period of detention. The judge's decision was deemed inappropriate and the sentence handed down was too light, because the defendant included employing children in the worst forms of work in accordance with article 74 of Law No. 13 of 2003, and if a criminal witness who is dropped must comply with the provisions of Article 183 paragraph (1) of Law no. 13 of 2003 concerning employment

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.