PIDANA TERHADAP PELAKU PENDISTRIBUSI DAN PENTRANSMISI KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA KOMUNIKASI “LINE MESSENGGER” (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JAKRTA TIMUR NO.217/Pid.Sus/2018/Pn.Jkt.Tim)

rahman rahman

Abstract


PIDANA TERHADAP PELAKU PENDISTRIBUSI DAN PENTRANSMISI KONTEN PORNOGRAFI DI MEDIA KOMUNIKASI “LINE MESSENGGER” (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JAKARTA TIMUR NO. 217/Pid.Sus/2018/Pn.Jkt.Tim)

ABSTRAK

Rahman, Mohammad Ekaputra, Syafrudin Kalo*

 

Perubahan merupakan salah satu hal yang tidak dapat dihindarkan sebagai konsekuensi dari adanya perkembangan zaman. Perubahan pun terjadi pada teknologi informasi dan komunikasi yang memberikan dampak positif dan negatif dengan munculnya berbagai jenis pelanggaran kejahatan. Penyalahgunaan yang terjadi dalam cyber space inilah yang kemudian dikenal dengan cyber crimelalu kejahatan tersebut semakin berkembang sampai menjadi kejahatan kesusilaan atau cyberporn.Survey yang dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) sepanjang tahun 2016 menyebutkan sebanyak 132 juta orang Indonesia telah terhubung ke internet dan sekitar 136 miliar video porno diakses melalui smartphone. Dampak dari pornografi memunculkan maraknya kasus perzinahan, pemerkosaan, aborsi, dan munculnya penyakit menular seksual. Penyerbaran pornograpi perlu mendapat perhatian secara serius mengingat  kerugian yang dapat ditimbulkan dan dampaknya berakibat besar pada kerugian negara dan masyarakat. Perbuatan atau kejahatan yang perlu mendapatkan perhatian serius pada saat ini yaitu penyebaran konten pornografi yang dilakukan melalui media komunikasi Line Massengger.Permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini meliputi pengaturan hukum terhadap tindak pidana pornografi melalui Line Massengger, upaya penanggulangan tindak pidana penyebaran konten pornografi dan bagaimana penerapan hukum terhadap pelaku penyebar pornografi yang dilakukan melalui Line Massengger. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini yaitu penelitian hukum normatif yang dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan (library researching). Penelitian ini mengumpulkan data sekunder yang diperoleh dari bahan hukum primer seperti menganalisis peraturan perundang-undangan, bahan hukum sekunder seperti dari buku-buku, artikel, jurnal, dan internet yang berkaitan dengan permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini.Berdasarkan penelitian ini ditemukan bahwa peredaran pornografi terjadi sangat massif dan dapat dilakukan melalui media apa saja termasuk media komunikasi Line Massengger. Hal ini menunjukan bahwa masih lemahnya peran pemerintah dan pembuat undang-undang dalam memerangi masalah pornografi yang terjadi.

 

Kata Kunci : Pornografi, Line Massengger,

 

 

 

 

 

 

 

CRIMINAL OFFENSE AGAINTS THE DISTRIBUTION AND TRANSMISSION OF PORNOGRAPHI CONTENT IN THE “LINE MESSENGGER” COMUNICATION MEDIA (CASE STUDY ON THE DECISION OF COURT EAST JAKARTA NO.217/Pid.Sus/2018/Pn.Jkt.Tim)

ABSTRACT

Rahman, Mohammad Ekaputra, Syafrudin Kalo*

               Change is one of the things that cannot be avoided as a consequence of the times. Changes also occur in information and communication technologies that have positive and negative impacts with the emergence of various types of crime violations. Abuse that occurs in cyber space is what became known as cyber crime and the crime has progressed to become a crime of decency or cyberporn.A survey released by the Association of Indonesian Internet Network Providers (APJII) throughout 2016 said that 132 million Indonesians were connected to the internet and around 136 billion pornographic videos were accessed via smartphones. The impact of pornography has led to widespread cases of adultery, rape, abortion, and the emergence of sexually transmitted diseases. The spread of pornography needs to be given serious attention considering the losses that can be caused and the impact that has a major impact on the losses of the state and society. Acts or crimes that need serious attention at this time is the spread of pornographic content that is done through the Line Massengger communication media.Issues raised in this thesis include legal arrangements against pornography offenses through the Line Massengger, efforts to deal with criminal acts spreading pornographic content and how the application of the law against pornographic spreaders carried out through the Line Massengger. This type of research used in writing this thesis is normative legal research conducted by library research (library researching). This study collects secondary data obtained from primary legal materials such as analyzing legislation, secondary legal materials such as from books, articles, journals, and the internet relating to issues raised in this thesis.Based on this study it was found that the circulation of pornography occurred very massive and could be done through any media including Line Massengger communication media. This shows that the role of government and lawmakers is still weak in combating pornography problems that occur.

 Keywords: Pornography, Line Massengger

 

 

 


*Departemen Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, Medan Indonesia

*Departement of Criminal of Law, Faculty of Law, University of Sumatera Utara, Medan Indonesia


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.