Korelasi RDW (Red-Cell Distribution Width) dengan NTproBNP (N-Terminal Pro-Brain Natriuretic Peptide) pada Gagal Jantung Kronik Yang Tidak Terkompensasi

Muhammad Balada Amin

Abstract


Introduction Heart failure is a complex clinical syndrome that requires early diagnosis and management to reduce the morbidity and mortality of patients. N-Terminal Pro Brain Natriuretic Peptides (NT-proBNP) has been proven to be used as a diagnostic and prognostic marker in heart failure, however, expensive cost and limited avaibility makes the benefits of this assessment has not been much felt. Several studies have shown that the higher level of Red-Cell Distribution Width (RDW) can be used as a prognostic marker in heart failure.

Methods A cross sectional study from May to August 2015, had been done in 43 uncompensated chronic heart failure patients underwent anamneses, echocardiography examination, analyzed for NT- proBNP and RDW serum. Spearman correlation test assess the correlation between RDW with NT- proBNP with p value of <0,05 was considered statistically significant.

Results The major respondents in this study were male (74%) with an average age is 59 years old and the most comorbid is CAD (coronary artery disease). This study shows the higher level of RDW (65%) and NT-proBNP (97%) in patients with uncompensated chronic heart failure, with the average level are respectively 16.16% and 12255.14 pg/mL. Spearman correlation test results showed positive correlation between RDW with NT-proBNP (r = 0.391; p = 0.010).

Conclusion This study shows the higher level of RDW and NT-proBNP in patients with uncompensated chronic heart failure, which the both of value is positively correlated, so that the RDW can be used as an alternative laboratory test to make a prognosis in that case.

Keywords RDW, NT-proBNP, heart failure

 

Abstrak

Pendahuluan Gagal jantung merupakan sindroma klinis yang kompleks sehingga memerlukan diagnosis dan tatalaksana secara dini untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas pasien. N-Terminal Pro Brain Natriuretic Peptide (NT-proBNP) telah terbukti dapat digunakan sebagai petanda diagnostik dan prognostik pada gagal jantung, namun harga yang relatif mahal dan ketersediaannya yang terbatas membuat manfaat pemeriksaan ini belum banyak dirasakan. Beberapa penelitian menunjukkan nilai Red-Cell Distribution Width (RDW) yang tinggi dapat dijadikan sebagai prediktor prognostik pada gagal jantung.

Metode Penelitian potong lintang dari bulan Mei hingga Agustus 2015 terhadap 43 pasien  gagal jantung yang tidak terkompensasi dan dilakukan anamnesis, pemeriksaan ekokardiografi, NT-proBNP dan RDW. Uji korelasi Spearman menilai korelasi antara RDW dan NT-proBNP dengan p value<0.05 dianggap bermakna secara statistik. Hasil: Mayoritas responden penelitian adalah laki-laki (74%) dengan rata-rata usia adalah 59 tahun dan penyakit penyerta yang terbanyak adalah CAD (coronary artery disease). Dijumpai peningkatan nilai RDW (65%) dan NT-proBNP (79%) pada pasien dengan gagal jantung kronik yang tidak terkompensasi, dengan nilai rata-rata berturut-turut adalah 16,16% dan 12255,14 pg/mL. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa RDW berkorelasi positif dengan NT-proBNP (r=0,391; p=0,010).

Kesimpulan Dijumpai peningkatan nilai RDW dan NT-proBNP pada penderita gagal jantung kronik yang tidak terkompensasi, dan nilai RDW berkorelasi positif dengan nilai NT-proBNP, sehingga RDW dapat dijadikan sebagai pemeriksaan laboratorium alternatif untuk menentukan prognosa pada pasien gagal jantung kronik yang tidak terkompensasi.

Kata kunci RDW, NT-proBNP, gagal jantung


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Kedokteran Nusantara- The Journal Medical School