Efek Hipourikemia Ekstrak Daun Sidaguri (Sida Rhombifolia L) Pada Mencit Jantan

Yettrie B.C. Simarmata, Awaluddin Saragih*, Saiful Bahri

Abstract


Background: Sidaguri plants traditionally used as urolithiasis or for treating kidney stones. Generally, kidney stones are calcium oxalate stones, but can also come from a mixture of uric acid and calcium oxalate.

Objective: To know the characteristics of sidaguri’s leaves and to determine the effects of sidaguri’s leaves to decrease of uric acid.

Method: The examination uric acid in blood effect was carried out by using uric acid tester (Nesco) used potassium oxonate as uric acid induser to mice. Three dossages which tested were 50 mg/kg BW, 100 mg/kg BW and 200 mg/kg BW. All drugs and extracts were administered orally and the observation time in 60 minutes during 5 hours. Allopurinol at dossage of 10 mg/kg BW as positive control and carboxy methyl cellulose at dossage 1% bw as negative control. The results were analyzed by Analysis of Variance (ANAVA) followed by  Post Hoc Duncan method.

Conclusion: All dose of EEDS suspension (50 mg / kg, 100 mg / kg, and 200 mg / kg body weight) could lower uric acid with the best dose is 50 mg/ kg BW.Results: The result of examination showed that all dossages of sidaguri leaves extract decreased of uric acid in blood. Administration of ethanol extract sidaguri dose 50 mg/kg BW, 100 mg/kg BW, 200 mg/kg BW showed that extract did not give a significant differences with administrarion of allopurinol dose 10 mg/kg BW (p > 0,05) and give a significant differences with administration suspense cmc dose 1% BB (p<0,05).

Keywords: sidaguri leaf, uric acid level, sidaguri leaf etanol extract.

 

ABSTRAK

Latar Belakang: Tumbuhan sidaguri secara tradisional digunakan sebagai urolithiasis atau untuk mengobati penyakit batu ginjal. Umumnya batu ginjal adalah batu kalsium oksalat, tetapi dapat juga berasal dari suatu campuran asam urat dan kalsium oksalat.

Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik daun sidaguri dan efek ekstrak etanol daun sidaguri dalam menurunkan asam urat.

Metodologi: Pengujian efek ekstrak etanol daun sidaguri (EEDS) terhadap kadar asam urat dalam darah dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan alat pengukur kadar asam urat Nesco® dan menggunakan potassium oxonate sebagai penginduksi asam urat pada mencit. Dosis ekstrak etanol daun sidaguri yang diujikan yaitu 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB, dan 200 mg/kg BB yang diberikan secara oral dan pengamatan selang waktu 60 menit selama 5 jam. Sebagai kontrol positif digunakan allopurinol dosis 10 mg/kg BB dan CMC dosis 1% BB sebagai kontrol negatif. Data hasil pengujian dianalisis dengan metode analisis variansi (ANAVA),  kemudian dilanjutkan dengan Post Hoc Duncan.

Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga dosis ekstrak etanol daun sidaguri memberikan efek penurunan kadar asam urat. Pemberian ekstrak etanol daun sidaguri dosis 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB memberikan hasil yang tidak berbeda signifikan dengan pemberian allopurinol dosis 10 mg/kg BB (p > 0,05) dan memberikan perbedaan yang signifikan dengan suspensi CMC dosis 1%BB (p < 0,05) .

Kesimpulan: Semua ekstrak etanol daun sidaguri dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah dengan dosis terbaik 50 mg/kg BB.

Kata kunci: daun sidaguri, kadar asam urat, ekstrak etanol daun sidaguri.

 

*Korespondensi penulis: ibs2342@gmail.com

 



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by Faculty of Pharmacy, University of Sumatera Utara. Jalan Tri Dharma No. 5, Kampus USU, Medan, Indonesia.