KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA SOBICOS FLAKES SEBAGAI MAKANAN BERINDEKS GLIKEMIK RENDAH (Physicochemical Characteristics of Sobicos Flakes as Suplement low glycemic index)

Ade Putri Sihotang, Terip Karo-Karo, Zulkifli Lubis

Abstract


The aim of this research was to determine the effect of bran, sorghum flour, and wheat  flour on nutritional content of flakes and the value of glycemic index of  flakes as food low glycemic index. The formulation of bran, sorghum flour, wheat flour i.e. 25% : 55% : 20%, 30% : 50% : 20%, 35% : 45% : 20%, 40% : 40% : 20%, 45% : 35% : 20%, 50% : 30% : 20%, dan 55% : 25% : 20%, in this research has been found an analysis of physics characteristic i.e. color index and texture test, chemical characteristic i.e. carbohydrate content and crude fiber content. The formulation of bran, sorghum flour, wheat flour in flakes which had best quality and the best response of consumer was the flakes with ratio of 45% bran, 35% sorghum flour, and 20% wheat flour, the result of the glycemic index value of the best flakes was 54,9205 mg/dl which was classified as a low glycemic index.

Key words : Bran, Flakes, Glycemic Index, Sorghum Flour

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan bekatul, tepung sorgum, dan tepung terigu terhadap kandungan gizi  flakes dan nilai indeks glikemik  flakes sebagai makanan berindeks glikemik rendah. Perbandingan bekatul, tepung sorgum, dan tepung terigu yaitu 25% : 55% : 20%, 30% : 50% : 20%, 35% : 45% : 20%, 40% : 40% : 20%, 45% : 35% : 20%, 50% : 30% : 20%, dan 55% : 25% : 20%, pada penelitian ini telah dilakukan analisis terhadap karakteristik fisik yaitu indeks warna dan uji tekstur serta karakteristik kimia yaitu kadar karbohidrat dan kadar serat kasar. Formulasi perbandingan bekatul, tepung sorgum, dan tepung terigu dalam flakes dengan mutu dan penerimaan konsumen yang terbaik adalah flakes dengan perbandingan 45% bekatul, 35% tepung sorgum, dan 20% tepung terigu, menghasilkan nilai indeks glikemik flakes perlakuan terbaik sebesar 54,9205 mg/dl yang tergolong pada indeks glikemik rendah.

 

Kata kunci : Bekatul,  Flakes, Indeks Glikemik, Tepung Sorgum


References


Apriyantono, A., D. Fardiaz, N. L. Puspitasari, Sedarnawati, dan S. Budiyanto. 1989. Petunjuk Laboratorium Analisis Pangan. Pusat Antar Universitas Pangan dan Gizi. IPB, Bogor.

Campbell, N. A., Reece, dan B. Jane. 2010. Biologi Edisi Kedelapan Jilid I. (Alih bahasa: Damaring Tyas Wulandari, S.Si.). Erlangga, Jakarta.

Chandra, L., Y. Marsono, dan A. M. Sutedja. 2014. Sifat fisikokimia flake beras merah dengan variasi suhu perebusan dan suhu pengeringan. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi. 13(2) : 57-68.

Damardjati, D. S., H. Suseno, dan S. Wijandi. 1990. Penentuan Umur Panen Optimum Padi Sawah (Oryza sativa L.). Penelitian Pertanian. 1(1) : 19-26.

Damayanthi, E. dan D. I. Listyorini. 2006. Pemanfaatan Tepung Bekatul Rendah Lemak Pada Pembuatan Keripik Simulasi. Jurnal Gizi dan Pangan. Institusi Pertanian Bogor, Bogor.

deGarmo, E. D., Sullivan, W. G., danJ. R. Canada. 1984. Engineering Economics. Mc Millian Publishing Company, New York.

Hutchings, J. B. 1999. Food Color and Appearance Second Editions. Springer, Maryland.

Kent, N. L. 1984. Technology of Cereals with Special Reference to Wheat. Great Brittain Pengamon Press, New York.

Nasution, I. S., Yusmanizar, dan K. Melianda. 2012. Pengaruh penggunaan lapisan edibel (edible coating), kalsium klorida, dan kemasan plastik terhadap mutu nanas (ananas comosus merr.) terolah minimal. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia. 4(2) : 21-26.

Purnakarya, I. 2009. Peran Zat Gizi Makro Terhadap Kejadian Demensia Pada Lansia. Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

Rahmanto, F. 1994. Teknologi Pembuatan Keripik Simulasi dari Talas Bogor Colocasia esculenta (L) Shoot. Skripsi Fakultas Teknologi Pertanian. IPB, Bogor.

Schober, T. J., S. R. Bean, dan D. L. Boyle. 2007. Gluten-free sorghum bread improved by sourdough fermentation: biochemical, rheological, and microstructural background. Journal Agricultural Food Chemistry. 55(1) : 5137-5146.

Siller, A. D. P. 2006. In Vitro Starch digestibility and estimated glycemic index of sorghum products [thesis]. Texas: Food Science and Technology, Texas A & M University.

Suarni. 2012. Potensi sorgum sebagai bahan pangan fungsional. Jurnal Iptek Tanaman Pangan. 7(1) : 58-68.

Wariyah, C. 2012. Potensi kimpul (Xanthosoma sagiittifolium) siap tanak sebagai pangan alternative berkalsium. Jurnal agrisains. 5(4) : 17-23.

Winarno, F. 2008. Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia, Jakarta.

Witasari, U., S. Rahmawaty, dan S. Zulaekah. 2009. Hubungan tingkat Pengetahuan, Asupan Karbohidrat dan Serat dengan Pengendalian Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Universitas Muhammadiyah.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter