KAJIAN FERTIGASI DENGAN METODE TANAM HIDROPONIK PADA TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) (A Fertigation Study Using Hydroponics Cropping Method on Pakcoy (Brassica rapa L.))

Dolie Muhammad Shalih Pratama Harahap, Sumono Sumono, Achwil Putra Munir

Abstract


ABSTRACT

 

The decline in agricultural land area in Indonesia causes agricultural cultivation to be a constraint in the provision of land to overcome increasing food needs, thus encouraging the agricultural sector to overcome these obstacles by increasing the application of narrow land agriculture such as hydroponic fertigation system on pakcoy. This study was aimed to examine the fertigation of hydroponic cropping method on pakcoy. Research was at screen house scale consisted of 2 treatments and 26 replications, ie watering for 6 and 8 hours. The parameters were the concentration of AB mixed nutrient solution, water discharge, wet weight and dry weight of plant, and economic analysis.The results showed that the concentration of AB mixed solution were 3.12% N, 0,0000003% P, and 3.76% K, the average initial water discharge for 6 hours was 1.40 x 10-3 l s, for watering for 8 hours was 1.05 x 10-3 l/s, and the final average water discharge for watering for 6 hours was 6.24 x 10-3 l/s, for irrigation for 8 hours was 4.67 x 10-3 l/s, the wet weights of pakcoy plants was ranged from 70.33 to 72.03g and the dry weight of pakcoy plants was ranged from 1.27 to 1.32 g, and the fixed cost was Rp 279.023,5/year, no  fixed the cost was Rp 28.6/hour, basic cost in the first year was Rp 296.2/kg, and cost of goods in the fifth year was Rp 94.1/kg.

Keywords: ABmix, Fertigation, Hydroponics, Nutrition, Pakcoy


ABSTRAK

 

Penurunan luasan lahan pertanian di Indonesia menyebabkan kegiatan budidaya pertanian mengalami kendala dalam penyediaan lahan untuk pemenuhan kebutuhan pangan yang semakin meningkat, sehingga mendorong sektor pertanian untuk mengatasi kendala tersebut dengan meningkatkan penerapan pertanian lahan sempit seperti sistem fertigasi hidroponik pada tanaman pakcoy. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fertigasi dengan metode hidroponik pada tanaman pakcoy. Penelitian dalam skala rumah kasa terdiri dari 2 perlakuan dan 26 ulangan, yaitu pengairan selama 6 jam dan pengairan selama 8 jam. Parameter yang diamati meliputi konsentrasi larutan nutrisi AB mix, debit air, bobot basah dan bobot kering tanaman, dan analisis ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi larutan AB mix yakni 3,12% N, 0,0000003% P, dan 3,76% K, debit air awal rata-rata untuk pengairan selama 6 jam yakni 1,40 x 10-3 l/s, untuk pengairan selama 8 jam yakni 1,05 x 10-3 l/s, dan debit air akhir rata-rata untuk pengairan selama 6 jam yakni 6,24 x 10-3 l/s, untuk pengairan selama 8 jam yakni 4,67 x 10-3 l/s, bobot basah tanaman pakcoy berkisar 70,33 – 72,03 g dan bobot kering tanaman pakcoy berkisar 1,27 – 1,32 g, dan analisis ekonomi yakni biaya tetap Rp 279.023,5/tahun, biaya tidak tetap Rp 28,6/jam, biaya pokok pada tahun pertama Rp 296,2/kg, dan biaya pokok pada tahun kelima Rp 94,1/kg.

 

Kata Kunci: ABmix, Fertigasi, Hidroponik, Nutrisi, Pakcoy


References


Chadirin, Y. 2001. Pelatihan Aplikasi Teknologi Hidroponik untuk Pengembangan Agribisnis Perkotaan. IPB Press, Bogor.

Karsono, S., W. Sudarmodjo, dan Y. Sutiyoso. 2002. Hidroponik Skala Rumah Tangga. Agromedia Pustaka, Jakarta.

Susila, A.D. 2009. Fertigasi pada Budidaya Tanaman Sayuran dalam Greenhouse. IPB Press, Bogor.

Untung, O. 2000. Hidroponik Sayuran Sistem NFT (Nutrient Film Technique). Penebar Swadaya, Jakarta.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter