UJI ERGONOMIS PADA ALAT PENYEMAI BENIH PADI MEKANIS SISTEM DAPOG (Ergonomic Test on Dapog System Mechanical Rice Seeding Device)

Febrina Indragita Simarmata, Taufik Rizaldi, Riswanti Sigalingging

Abstract


ABSTRACT

Ergonomic study of dapog system mechanical rice seeding device is needed to help in the recommendation of  physical conformity condition of the device in operation process by considering the conformity and  comfort of the work. This research was aimed to evaluate the dimension of dapog system mechanical rice seeding device with the dimension of the human body and to evaluate the level of fatigue felt by the operator after  work at each operation position. This research was conducted by measuring body dimension and counting the pulse rate of 100 correspondents who are students of Agricultural Engineering, Faculty of Agriculture, University of North Sumatera. The collected data were dimension of the hand coverage, hip distance to the sole of the foot,  the initial pulse rate and the working pulse rate  generated after the operator has finished working. The results showed that the height of the current hopper was 45,7 cm was ergonomically fit to the operator, the height of the lower frame was 70 cm was ergonomically fit to the operator, and the highest level of fatigue felt by the operator who refill the soil into hopper and the operator who lift the tray up, the recommendation to reduce the level of fatigue was to make rolling operator.

Keywords: Anthropometry, Ergonomics, Fatigue, Dapog System.

ABSTRAK

Kajian ergonomika terhadap alat penyemai benih padi mekanis sistem dapog dilakukan untuk membantu dalam rekomendasi kondisi fisik alat yang sesuai dalam pengoperasian dengan mempertimbangkan kesesuaian dan kenyamanan kerja operator. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ukuran dari dimensi alat penyemai benih padi mekanis sistem dapog dengan dimensi tubuh manusia serta mengevaluasi tingkat kelelahan yang dirasakan oleh operator setelah bekerja untuk masing-masing posisi oeprator. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur dimensi tubuh dan menghitung denyut nadi dari 100 orang koresponden yang merupakan mahasiswa Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara. Data yang dikumpulkan adalah dimensi  panjang jangkauan tangan, jarak pinggul-telapak kaki, dan denyut nadi awal dan denyut nadi kerja yang diperoleh setelah operator selesai bekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi hopper alat saat ini sudah dinyatakan ergonomis dengan ukuran 45,7 cm, tinggi rangka bawah dapat dinyatakan ergonomis dengan ukuran 70 cm, dan tingkat kelelahan yang paling tinggi dirasakan operator pada posisi operator yang mengisi tanah pada hopper dan operator yang mengangkat tray yang telah terisi, untuk mengurangi tingkat kelelahan, direkomendasikan agar dilakukan rolling posisi operator.

 

Kata Kunci : Antropometri, Ergonomi, Kelelahan, Sistem Dapog.


References


Jafry, T., D. H. Oneill, 2000. The Application of Ergonomiss in Rural Development:Review. Applied Ergonomis, 31(3)263-268.

Nurmianto, E., 2004. Ergonomi, Konsep Dasar dan Aplikasinya. Guna Widya, Surabaya.

Santoso, G., 2013. Ergonomi Terapan. Prestasi Pustaka Publisher, Jakarta.

Setiowati, D., 2010. Analisis Kelelahan Kerja dengan Metode REBA (Rappid Entire Body Assessment) Pada Terminal Cargo Polonia Medan. Repository USU, Medan.

Sirait,L., 2018. Pembuatan Alat Penyemai Benih Padi Mekanis Sistem Dapog. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.

Sumardjoko, B., 2011. Metode Statistik. Badan Penerbit-FKIP UMS, Surakarta.

Tarwaka, B. S., 2004. Ergonomi untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Produktivitas. UNIBA Press, Surakarta.

Tayyari, F., dan J. L. Smith, 1997. Occupationa Ergonomiss: Principles and Applications. Chapman & Hall, New York


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter