KAJIAN PENENTUAN NILAI KOEFISIEN TANAMAN DAN LAJU PERKOLASI SERTA PRODUKSI TANAMAN PADI VARIETAS CIHERANG PADA BEBERAPA UKURAN LUAS TANAH (Study of Determination Plant Coefficient Value and Deep Percolation Rate, and Production Ciherang Rice Variety On Se

Sofran Restu Enanda, Sumono Sumono, Achwil Putra Munir

Abstract


ABSTRACT

Planting density for a given area of ​​land will affect the productivity of rice plants. This study was aimed to determine the value of crop coefficient and rate of percolation and the production of Ciherang rice variety. Research was using non factorial completely randomized design, consisting of 4 treatments and 5 replicates, i.e  A1= 314 cm2, A2= 490,6 cm2, A3= 706,5 cm2, and A4= 1256 cm2. Thes parameters observed were soil organic matter, number of tillers plant, crop evapotranspiration, crop coefficients, percolation, plant dry weight, and weight of rice grain. The results showed that  the highest value of soil organic matter was at A1=13,41% and the lowest was at  A4=1,74%, the highest porosity was at  A1=59,23% and the lowest was at A2=56,22%, the highest number of pups of plants was at  A1=21,6 and the lowest was at  A4=10,6, the highest crop evapotranspiration was at A1=2,24 mm/ day, 2,64 mm/ day, 2,47 mm/ day, 2,78 mm/ day, 2,24 mm/ day, 2,11 mm/ day, 1,75 mm/ day, 1,42 mm/hari and the lowest was at  A4=1,87 mm/ day, 1,89 mm/ day, 1,84 mm/ day, 1,98 mm/ day, 1,69 mm/ day, 1,59 mm/ day, 1,43 mm/ day, 1,23 mm/day and the highest crop coefficients was at  A1=1,12; 1,39; 1,54; 1,46; 1,28; 1,24; 0,99; 0,9, and the lowest was at  A4=0,93; 1,00; 1,15; 1,04; 0,96; 0,93; 0,82; 0,82, the highest percolation was at A1=36,6 mm/day and the lowest was at  A4=14,6 mm/day, the highest dry weight of plants was at  A1=151,38 g and the lowest was at  A4=137,58 g, the highest weight of rice grains was at A4=11,14 g and the lowest was at  A1=8,09 g.

 

Keywords: Crop coefficient, Percolation, Crop Production, Land Area, Ciherang

ABSTRAK

Kerapatan tanam untuk suatu luasan tanah tertentu akan mempengaruhi produktivitas tanaman padi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai koefisien tanaman dan laju perkolasi serta produksi padi varietas Ciherang. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap non faktorial, terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan, yaitu A1= 314 cm2, A2= 490,6 cm2, A3= 706,5 cm2, dan A4= 1256 cm2. Parameter yang diamati meliputi bahan organik tanah, porositas, jumlah anakan tanaman, evapotranspirasi tanaman, koefisien tanaman, perkolasi, berat kering tanaman, berat bulir padi. Hasil penelitian menunjukkan nilai bahan organik tanah tertinggi pada A1=13,41% dan terendah pada A4=1,74%, porositas tertinggi pada A1=59,23% dan terendah pada A4=56,22%, jumlah anakan tanaman tertinggi pada A1=21,6 dan terendah pada A4=10,6, evapotranspirasi tanaman tertinggi pada A1=2,24 mm/hari, 2,64 mm/hari, 2,47 mm/hari, 2,78 mm/hari, 2,24 mm/hari, 2,11 mm/hari, 1,75 mm/hari, 1,42 mm/hari dan terendah pada A4= 1,87 mm/hari, 1,89 mm/hari, 1,84 mm/hari, 1,98 mm/hari, 1,69 mm/hari, 1,59 mm/hari, 1,43 mm/hari, 1,23 mm/hari, koefisien tanaman tertinggi pada A1=1,12; 1,39; 1,54; 1,46; 1,28; 1,24; 0,99; 0,94 dan terendah pada A4= 0,93; 1,00; 1,15; 1,04; 0,96; 0,93; 0,82; 0,82, perkolasi tertinggi pada A1= 36,6 mm/hari dan terendah pada A4=14,6 mm/hari, berat kering tanaman tertinggi pada A1=151,38 g dan terendah pada A4=137,58 g, dan berat bulir padi tertinggi pada A4=11,14 g dan terendah pada A1=8,09 g.

 

Kata Kunci: Koefisien Tanaman, Perkolasi, Produksi Tanaman, Luas Tanah, Ciherang


References


Andoko, A., 2002. Budidaya Padi Secara Organik. Cetakan Pertama. Penebar Swadaya. Jakarta.

Anggraini, F., A. Suryanto, dan N. Aini, 2013. Sistem Tanam dan Umur Bibit Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.) Varietas Inpari 13. Diakses dari http : www.download.portalgaruda.org [10 November 2015] [Jurnal]

Balai Benih Padi, 2010. Perbandingan Sifat Varietas Unggul Invari 13 dengan IR64 dan Ciherang. Balai Besar Penelitian Padi. Subang

Balai Penelitian Tanah, 2015. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penelitian Kesuburan Tanah. Diakses dari http: www.balittanah.litbang.pertanian.go.id [12 Januari 2017]

Christanto, H. dan I.G.A.M.S. Agung. 2014. Jumlah Bibit Per Lubang dan Jarak Tanam Berpengaruh Terhadap Hasil Padi Gogo dengan System Of Rice intensification (SRI) di Lahan Kering. Diakses dari http: www.ejournal.unida. gontor. ac.id [22 Desember 2016]

Dwijoseputro, D., 1980. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Gedia, Jakarta

Gardner, F.P., R. Brent pearce dan Goger L. Mitchell, 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya, universitas Indonesia PRESS. Jakarta

Hanafiah, K.A., 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta

Hillel, D., 1981. Soil and Water. Academic Press. New York

Limantara, L. M., 2010. Hidrologi Praktis. Lubuk Agung. Bandung

Lubis, K. S., 2015. Pengantar Fisika Tanah. USU-Press. Medan

Muyassir, 2012. Efek Jarak Tanam, Umur Dan Jumlah Bibit Terhadap Hasil Padi Sawah (Oryza Sativa L.). Diakses dari http: www. jurnal.unsyiah.ac.id [13 Desember 2015] [Jurnal]

Rauf, A., K. S. Lubis, dan Jamilah, 2011. Dasar- Dasar Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. USU-Press. Medan

Sapei, A., 2011. Kajian Penurunan Laju Perkolasi Lahan Sawah Baru Dengan Lapisan Kedap Buatan (Artifical Imprevious Layer). Diakses dari http: www.staff.ipb.ac.id [ 10 November 2015] [Jurnal]

Saribun, D. S., 2007. Pengaruh Jenis Lahan dan Kelas Kemiringan Lereng Terhadap Bobot Isi, Porositas Total, dan Kadar Air Tanah Pada Sub-Das Cikapundung Hulu. Diak ses dari http: www.pustaka.unpad.ac.id [13 Desember 2015] [Skripsi]

Siregar, H., 1981. Budidaya Tanaman Padi di Indonesia. Sastra Hudaya. Jakarta

Soemarto, C.D., 1995. Hidrologi Teknik. Erlangga, Jakarta

Soewarno, 2000. Hidrologi Operasional. Jilid kesatu. Citra Aditya Bakti, Bandung

Sofiyuddin, H.A., L.M. Martief, B.I. Setiawan, C. Arif, 2010. Evaluation of Crop Coefficients from water consumption in paddy fiels paper. Yogyakarta. (ID): 6th Asian Regional Confrence 8

Sufyandi, A., 1993. Kajian Laju Perkolasi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Padi: Laporan Penelitian. Universitas Padjajaran. Bandung

Sugeng, H. R., 2001. Bercocok Tanam Padi. Aneka Ilmu. Semarang

Susanto, E., 2006. Teknik Irigasi dan Drainase. USU-Press. Medan


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Web
Analytics Made Easy - StatCounter