PENGARUH PENAMBAHAN ZEOLIT SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON ( STUDI EKSPERIMENTAL )

Agita Marsaulina Simanjuntak

Abstract


ABSTRAK

Beton merupakan bahan yang sering digunakan dalam membuat bangunan- bangunan sipil. Sifat beton sendiri akan mengalami penurunan kekuatan akibat adanya bahan tambah semen, agregat, dan adanya pori-pori. Pengurangan faktor air semen (fas) dan penambahan additive sering digunakan untuk memodifikasi komposisi beton dan mengurangi porositas. Pada penelitian ini, penggunaan semen pada beton di substitusi dengan zeolit. Zeolit merupakan suatu mineral yang terdapat di alam. Kemampuan zeolit untuk menahan air di dalam pori-porinya dan melepaskannya secara terkontrol akan sangat bermanfaat pada proses pengerasan beton. Jumlah sampel yang akan diuji adalah 48 sampel. Mutu beton yang akan direncanakan adalah 30 MPa dan akan mengalami pengujian dalam jangka waktu  selama 7 hari dan 28 hari. Pada sampel akan dilakukan pengujian kuat tekan, tarik belah, dan absorbsi. Analisis data menggunakan acuan SNI 03-6815-2002 mengenai Tata Cara Mengevaluasi hasil Uji Kekuatan Beton.Dari hasil penelitian diperoleh kuat tekan tertinggi terdapat pada pengunaan zeolit 10% yaitu 34.34 MPa  pada 28 hari sementara pada beton normal memiliki nilai kuat tekan yakni 31.59 MPa pada 28 hari.Hasil penelitian menunjukkan kuat tarik belah tertinggi substitusi zeolit 15% memiliki nilai kuat tarik yaitu 7.3  MPa  pada 28 hari sementara pada beton normal memiliki nilai kuat tarik yakni 8.59 MPa pada 28 hari. Hasil penelitian pada absorpsi menunjukkan subsitusi zeolit  sebesar 15% memiliki nilai absorbsi tertinggi yaitu 0.602 % pada 28 hari. sementara pada beton normal memiliki nilai absorbsi yakni 0.36% pada 28 hari .  Kata kunci : Zeolit, kuat tekan, Tarik Belah, Absorpsi

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana