ANALISIS PERENCANAAN DAN EKSPERIMENTAL PELAT LANTAI PRECAST SATU ARAH DENGAN MENGGUNAKAN BETON RINGAN UNTUK BANGUNAN RUKO DAN TEMPAT TINGGAL

Frans B Tampubolon

Abstract


ABSTRAK Beton ringan menjadi material yang populer digunakan dalam konstruksi modern. Beton busa (Foam Concrete) adalah salah satu bagian dari beton ringan tersebut. Beton busa dalam penelitian ini dibuat dengan campuran air, semen, pasir, busa.  Penambahan  busa  pada campuran akan membentuk pori-pori pada beton sehingga beton tersebut menjadi ringan karena berkurangnya jumlah material yang digunakan. Penggunaan beton ringan biasanya untuk elemen non struktural yang biasa diaplikasikan dalam bata ringan, dalam tugas akhir ini penggunaan beton ringan diaplikasikan ke elemen struktural, yaitu pelat. Dalam hal ini adalah pelat satu arah, pelat beton ringan ini didesain untuk mampu menahan gaya/beban kerja yang di syaratkan dalam peraturan dalam hal ini SNI-2002 sebagai acuan, dengan variabel beban yang dapat ditahan oleh pelat sampai mengalami keruntuhan harus lebih besar dari beban yang direncanakan, lendutan yang terjadi harus lebih kecil dari lendutan izin untuk elemen struktural, dan pola retak yang terjadi akibat lentur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada beban yang direncanakan adalah minimum 227,1 kg dan hasil pengujian untuk sampel 1 mengalami keruntuhan ketika mencapai pembebanan 350 kg, dan sampel 2 mengalami keruntuhan ketika mencapai pembebanan 335 kg, Lendutan/defleksi yang terjadi pada analis dan percobaan sampel 1 dan 2 menunjukkan angka yang tidak terlalu berbeda jauh.dalam persyaratan lendutan, maksimal lendutan yang terjadi adalah 3,541 mm, sedangkan dalam eksperimental, lendutan maksimum masing-masing sampel 1 dan sampel 2 adalah : 2,574 mm dan 2,534 mm. Kata kunci : Beton Foam (foam concrete), Pelat precast satu arah, Lendutan/defleksi, Beban rencana, beban ultimit,Kuat Tekan, Berat Isi, uji lentur

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana