EKSPERIMEN PEMBUATAN BETON RINGAN DENGAN PENAMBAHAN ABU SINABUNG DAN SILICA FUME PADA BETON FOAM UNTUK KEPERLUAN STRUKTURAL

Jefry Stanley Ginting

Abstract


ABSTRAK Beton ringan menjadi material yang populer digunakan dalam konstruksi modern. Beton busa adalah salah satu bagian dari beton ringan tersebut. Beton busa dalam penelitian ini dibuat dengan campuran air, semen, pasir, busa dan penambahan abu vulkanik gunung Sinabung dan Silica Fume  dengan variasi  kadar busa (foam Agent) sebanyak 10% dan 20%.  Penambahan  busa  pada campuran akan membentuk pori-pori pada beton sehingga beton tersebut menjadi ringan karena berkurangnya jumlah material yang digunakan. Busa di sini dibentuk dari  foaming agent yang dicampur dengan air yang akan menghasilkan busa yang stabil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kadar foam 10% dengan penambahan abu vulkanik gunung Sinabung  diperoleh penambahan kuat tekan sebesar 12% dan dengan penambahan silica fume peningkatan kuat tekan sebanyak 7,1%. Pada kadar foam 20% peningkatan kuat tekan dengan penambahan abu vulkanik gunung Sinabung sebesar 15,8% dan 15,4% dengan penambahan silica fume. Dengan penambahan abu vulkanik dan silica fume maka berat isi beton juga akan bertambah yaitu sebesar 1,9% dengan penambahan abu vulkanik dan 0,4% dengan penambahan silica fume pada kadar foam 10%. Pada kadar foam 20% peningkatan berat isi hanya sebesar 0,9% dengan penambahan abu vulkanik dan 0,45% dengan penambahan silica fume. Menurut SNI 03-3449-2002 maka beton foam memenuhi untuk digunakan pada struktural ringan karena memenuhi menurut batasan kuat tekan dan berat isi beton yang diatur dalam peraturan tersebut. Kata kunci : Beton foam, Abu vulkanik gunung Sinabung, Silica fume, Foam   agent

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana