STABILISASI TANAH LEMPUNG MENGGUNAKAN SEMEN DAN FLY ASH DENGAN PENGUJIAN KUAT TEKAN BEBAS DAN CBR

Novita Simbolon

Abstract


ABSTRAK  Tanah lempung yang mempunyai daya dukung dan kuat geser yang rendah perlu distabilisasi agar memenuhi syarat teknis untuk dijadikan sebagai tanah dasar. Salah satu stabilisasi tanah yang biasa dilakukan yaitu dengan menambahkan bahan kimia pada tanah. Bahan kimia yang biasa digunakan berupa semen, fly ash, kapur dan lainnya. Dalam penelitian ini digunakan penambahan semen dan  fly ash. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui niai Indeks Propertis akibat penambahan 2% PC dan variasi kadar fly ash pada tanah lempung, kemudian untuk mengetahui nilai Kuat Tekan maksimum dengan pengujian Unconfined Compression Test, nilai CBR dengan pengujian California Bearing Ratio laboratorium akibat adanya penambahan bahan stabilisasi, serta kadar optimum penambahan fly ash. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa sampel tanah asli memiliki kadar air 11,67%; berat spesifik 2,63; batas cair 45,73% dan indeks plastisitas 30,65%. Kemudian nilai kuat tekan 1,36 kg/cm2 dan nilai CBR 6,67%. Berdasarkan klasifikasi USCS, sampel tanah tersebut termasuk dalam jenis clay low plasticity (CL) sedangkan berdasarkan klasifikasi AASHTO, sampel tanah tersebut termasuk dalam jenis A-7-6 (17). Setelah tanah distabilisasi dengan berbagai variasi fly ash diperoleh kesimpulan bahwa stabilisasi paling optimum terjadi pada variasi campuran 2% PC + 14% FA yaitu dengan nilai kuat tekan bebas sebesar 1,99 kg/cm² dan nilai CBR sebesar 17,36%. Tanah yang telah dicampur material stabilisator yang paling efektif yaitu 2% semen dan 14% fly ash termasuk dalam jenis Clay-Low Plasticity (CL) berdasarkan klasifikasi USCS dan tergolong A-6 (9) berdasarkan klasifikasi AASHTO.  Kata Kunci : lempung, semen, fly ash, stabilisasi tanah, kuat tekan bebas, CBR.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana