ANALISIS PENGARUH JENIS PASIR TERHADAP BETON SEGAR DAN BETON KERAS

Rebeca Meinita Ginting

Abstract


ABSTRAK  Beton adalah bahan bangunan yang populer dalam dunia konstruksi.  Kinerja beton dipengaruhi oleh bahan pembentuknya  yaitu air, semen, dan agregat. Penggunaan agregat (halus dan kasar) dalam pembuatan beton dapat mencapai 60%-70% dari keseluruhan bahan yang diperlukan untuk membuat beton, maka agregat berperan dalam mempengaruhi kekuatan dari suatu beton. Dari penelitian ini, benda uji berupa beton dengan campuran berbagai jenis pasir yang ditinjau dari segi zonasi nya. Pasir dikeringkan terlebih dahulu, kemudian diayak dengan menggunakan shieve shaker machine. Setiap pasir yang tertahan di ayakan di pisahkan sesuai dengan nomor ayakan, sehingga akan di peroleh zonasi pasir yang berbeda dengan jenis pasir yang sama. Pada saat pencampuran dilakukan pengujian slump, kandungan udara dan berat isi beton. Setelah benda uji berumur 28 hari, dilakukan pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Pada pengujian slump, semua variasi beton menghasilkan konsistensi campuran yang memenuhi syarat yaitu 60-180 mm, pada pengujian berat isi beton segar, semua variasi beton memenuhi persyaratan berat isi beton normal yaitu 2200-2500 kg/m3. Pada pengujian kadar udara, beton dengan zona III dan IV memenuhi syarat kandungan udara pada beton normal yaitu 0-2%. Untuk pengujian kuat tekan dengan pasir zona I, II, III dan IV berturut-turut yaitu 33.646 MPa, 35.206 MPa, 32.006 MPa dan 31.450 MPa, dan pada pengujian kuat tarik belah dengan pasir zona I, II, III dan IV berturut-turut yaitu 33.411 kg/cm2, 33.448 kg/cm2, 30.545 kg/cm2 dan 29.671 kg/cm2.   Kata kunci : agregat halus, beton keras, beton normal, beton segar

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana