STUDI HUBUNGAN PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DENGAN NILAI INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (IRI) PADA PERKERASAN LENTUR

Rijal Psalmen Hasibuan

Abstract


Abstrak Jalan merupakan prasarana yang dibangun untuk mendukung pergerakan kendaraan dari suatu tempat ke tempat yang lain dengan tujuan yang berbeda beda  Dewasa ini, sering kali ditemukan kerusakan pada prasarana jalan, baik jalan lokal maupun jalan arteri. Oleh hal tersebut, untuk menjaga kondisi perkerasan agar tetap handal, di Indonesia memiliki program berkala yang diatur oleh Bina Marga, yakni dengan melakukan pemeriksaan ketidakrataan (International Roughness Index, IRI). Namun pemeriksaan IRI, tidak cukup untuk merepresentasikan kondisi dilapangan yang sebenarnya, maka perlu untuk melakukan pemeriksaan fungsional secara subjektif, yakni dengan melakukan penilaian terhadap jalan tersebut, salah satunya dengan metode Pavement Condition Index (PCI, ASTM D 6433). Metode ini sudah banyak diterapkan dibeberapa negara, karena memiliki banyak keuntungan. Namun untuk melakukan hal tersebut memerlukan biaya yang cukup besar, maka perlu ada suatu model untuk mendapatkan hubungan kedua parameter jalan ini. Studi kasus yang dipilih adalah ruas jalan arteri di Kota Medan, yakni Jalan Gagak Hitam – Jalan Asrama – Jalan Kapten Sumarsono. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan, terdapat perbedaan antara kondisi fungsional PCI dan IRI. Persamaan yang didapat dari kedua parameter ini adalah dengan persamaan regresi eksponensial, dengan persamaan IRI = 16.07exp-0.26PCI dengan R2 sebesar 59 % dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0.768. Nilai  R2 tersebut menandakan bahwa PCI memberikan pengaruh yang cukup kuat pada nilai IRI.Kata Kunci: International Roughness Index (IRI), Kerusakan Jalan, Pavement Condition Index (PCI)

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana