ANALISIS DISTRIBUSI TEGANGAN BAUT PADA SAMBUNGAN BALOK - BALOK KAYU DENGAN METODE ANALITIS DAN METODE ELEMEN HINGGA (ANSYS)

Ruben Situmorang

Abstract


Abstrak : Sambungan kayu merupakan titik kritis atau terlemah yang terdapat pada titik hubung atau elemen dari suatu bangunan struktural. Salah satu bentuk sambungan yang harus diperhitungkan dengan seksama adalah sambungan tarik. Hal ini dikarenakan pada ukuran penampang yang besar kekuatan sambungan tarik biasanya rendah sehingga sulit untuk mengimbangi besarnya kekuatan batang utamanya. Gaya yang diterima masingmasing baut dalam kelompok baut pada sambungan kayu yang menerima beban tidak sentris tidak sama hal ini terlihat dengan perbedaan deformasi yang terjadi pada masing-masing baut dan tegangan yang terjadi pada masing-masing baut juga berbeda-beda. Analisa kekuatan dilakukan dengan menngunakan rumusan-rumusan teoritis yang telah banyak tercantum pada buku-buku panduan mekanika struktur dan teknik. Untuk mengatasi hal tersebut dikembangkan berbagai macam metode analisa yang dapat mengatasi hal tersebut. Salah satu metode tersebut adalah metode elemen hingga. Metode elemen hingga (Ansys) adalah sebuah metode yang menggunakan pendekatan numerik untuk menganalisa sebuah struktur untuk mendapatkan solusi pendekatan dari suatu permasalahan. Dari hasil analisis peneliti mendapatkan beban yang bekerja pada sambungan sebesar 31700N. Hasil tegangan geser yang didapat dari hasil analisis manual didapat hasil sebesar  7,82 MPa, dan tegangan geser maksimum yang didapat dari metode elemen hingga (ansys) adalah sebesar 9,93MPa pada baut baris empat. Displacement maksimum yang terjadi sebesar 0,272mm pada baut baris 3(tiga).  Kata kunci: deformasi, Ansys, Displacement.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana