ANALISA DISTRIBUSI TEGANGAN BAUT PADA SAMBUNGAN WEB-FLANGE GELAGAR BAJA DENGAN CARA ANALITIS DAN PROGRAM ANSYS

Satdes Laurensius Sinaga

Abstract


Abstrak:Penggunaan LRFD dengan berdasarkan metode batas limit terutama pada sambungan baut masih memiliki beberapa kekurangan.Pada metode LRFD sebagaimana yang diatur dalam SNI 1729-2015,distribusi tahanan yang diterima baut pada saat diberikan pembebanan masih menggunakan konsep probabilitas atau pendekatan dan dianggap sama.Kekurangan pada metode LRFD tersebut,maka dilakuakan analisa distribusi tegangan pada sambungan baut dengan menggunakan Program ANSYS.Dengan menggunakan Program ANSYS distribusi tegangan pada masing-masing baut dapat terlihat secara detail. Dengan menggunakan program ANSYS dapat diketahui deformasi yang terjadi pada baut baik paga sumbu x,y maupun z.Deformasi baut yang terjadi terhadap sumbu x pada simulasi program ANSYS ini adalah 0,6249 mm -  0,8343 mm. Dari hasil perhitungan dengan cara analitis dengan hasil dari program ANSYS terlihat perbedaan antara tegangan geser yang terjadi pada masing-masng baut. Perbandingan tegangan geser Analitis (momen terbagi di sayap dan badan) dan ANSYS baut dari titik berat sambungan ke atas (keadaan tertekan) adalah 0,2134- 0,7835 dan dari titik berat sambungan ke bawah (keadaan tertarik) adalah 0,4276-1,1248. Perbandingan tegangan geser Analitis (momen sepenuhnya ditahan sayap) dan ANSYS baut dari titik berat sambungan ke atas (keadaan tertekan) adalah 0,3736-1,8107 dan dari titik berat sambungan ke bawah (keadaan tertarik) adalah 0,6342- 4,1532.  Kata kunci : tegangan geser, deformasi,ANSYS,eksentrisitas

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana