ANALISIS SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK KERETA API (Studi Kasus: Pembangunan Fly Over Jalur Kerta Api Medan-Kualanamu)

Syaiful Azhari Siregar Azhari Siregar

Abstract


ABSTRAK Dalam mengantisipasi dan mengurangi angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, pemerintah mewajibkan setiap perusahaan konstruksi menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). Menanggapi hal tersebut, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk memahami dan mengevaluasi penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek pembangunan jembatan rel kereta api di Kuala Tanjung, Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode survei melalui lembar kuesioner yang dibagikan kepada 30 orang  lalu diolah dengan software SPSS dan metode pembobotan (scoring). Berdasarkan hasil penelitian, total penerapan SMK3 keberhasilan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di proyek pembangunan jembatan rel Kereta Api yang mencapai nilai 72.257% tergolong dalam kategori nomor 2 yaitu tingkat pencapaian penerapan 60-84% yang pengertiannya layak untuk diberi sertifikat dan peringkat bendera perak. Berdasarkan evaluasi pelaksanaannya, faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan SMK3 adalah sebagai berikut: Dilihat dari segi performance para pekerja masih kurang mampu mengoperasikan peralatan kerja sesuai standar kerja sehingga kecelakaaan kerja bisa terjadi. Dilihat dari segi kesehatan pekerja, sedikitnya pelatihan kepada pekerja untuk bekerja secara aman demi pengetahuan dan peningkatan penerapan SMK3 yang ada di proyek.   Kata Kunci: Evaluasi, Penerapan, Kecelakaan kerja, SMK3, SPSS

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana