Evaluasi Derajat Konsolidasi Timbunan menggunakan Preloading dan PVD dengan Metode Asaoka ( Studi Kasus Proyek Container Port Phase 2 Pelabuhan Belawan)

Jeremy Natama Manihuruk

Abstract


ABSTRAK  Penurunan konsolidasi tanah merupakan masalah geoteknik yang sering ditemukan pada kasus timbunan pada tanah lunak. Hal ini menyebabkan perlunya perbaikan tanah dengan menggunakan teknik Preloading dan Prefabricated Vertical Drain (PVD) untuk mempercepat waktu konsolidasi seperti yang dilakukan pada Proyek Container Port Phase 2 Pelabuhan Belawan. Proses konsolidasi adalah suatu proses disipasi air pori terhadap fungsi waktu. Kombinasi antara metode preloading dan PVD akan mempersingkat waktu dalam proses penurunan tanah. Dalam kajian ini menggunakan data pembacaan instrumen geoteknik Settlement Plate (SP) yang digunakan untuk menghitung prediksi penurunan akhir (settlement final / SF) dan derajat konsolidasi aktual dengan menggunakan metode observasi Asaoka. Kajian ini juga menunjukkan efektifitas penggunaan PVD dalam mempercepat waktu untuk mencapai derajat konsolidasi (U) sebesar 90% dan juga untuk melakukan evaluasi kenaikan kekuatan geser lapisan tanah setelah dilakukannya soil improvement dengan menggunakan preloading dan PVD.  Hasil kajian ini menunjukkan bahwa nilai penurunan akhir (SF) menggunakan Metode Asaoka, jika menggunakan data sejak awal preloading sampai dengan unloading, nilai settlement final lebih besar jika dibandingkan dengan nilai settlement final jika hanya menggunakan data sejak puncak preloading sampai dengan unloading. Sementara dalam hal waktu untuk mencapai derajat konsolidasi (U) sebesar 90% jika menggunakan data hasil prediksi penurunan akhir (settlement final) dengan Metode Asaoka, waktu yang diperlukan untuk mendapatkan (U) sebesar 90% lebih lama jika menggunakan data sejak awal preloading sampai dengan unloading. Dalam hal efektifitas penggunaan PVD dalam mempercepat waktu konsolidasi, didapatkan bahwa jika menggunakan PVD waktu yang diperlukan untuk mencapai derajat konsolidasi (U) 90% berkisar pada 38 hari, dimana pada jumlah hari yang sama, derajat konsolidasi tanpa menggunakan PVD masih sekitar 6,9%. Untuk evaluasi kenaikan kekuatan geser lapisan tanah didapatkan bahwa, jika semakin tinggi timbunan, maka nilai kenaikan kekuatan geser lapisan tanah juga akan semakin besar. Kenaikan kekuatan geser lapisan tanah berbanding lurus dengan kenaikan tegangan vertikal efektif tanah dengan asumsi bahwa sudut geser dalam tanah pada setiap lapisan tidak berubah.   Kata Kunci : Tanah Lunak, Preloading, Penurunan Final (Settlement final), Derajat Konsolidasi, Prefabricated Vertical Drain (PVD), Kuat Geser Lapisan Tanah, Metode Asaoka.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana