ANALISIS DAYA DUKUNG TIANG PANCANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALITIS DAN PROGRAM PLAXIS V.8.6 PADA JEMBATAN SEI SEMAYANG 12 +200 BORE HOLE 2 (STUDI KASUS PADA PEMBANGUNAN JALAN BEBAS HAMBATAN MEDANBINJAI )

M. Ilham Manurung

Abstract


ABSTRAK   Pondasi adalah struktur bagian bawah bangunan  yang  berhubungan  langsung dengan tanah, atau bagian bangunan yang terletak dibawah permukaan tanah yang mempunyai fungsi memikul beban bagian bangunan lain diatasnya. Proyek pembangunan  jalan  bebas hambatan Medan – Binjai (jembatan Sei Semayang station 12+200). Tujuan tugas akhir ini tiang pancang  menghitung besarnya daya dukung berdasarkan standard penetration test (SPT), kalendering  dan  membandingkan  dengan  menggunakan  Plaxis V. 8.6.  Kapasitas daya  dukung  lateral, penurunan elastis ,  efisiensi dan daya dukung ultimite kelompok. Pada penelitian ini jenis tanah digunakan lebih didominasi pasir dimana pada pasir hampir tidak mengalami proses pemampatan sehingga ukuran rongga antara butiran tanah tetap, baik sebelum maupun setelah proses konsolidasi. Ujung  tiang pancang  jatuh di tanah pasir, sehingga tidak memperhitungkan penurunan konsolidasi primer yang diperhitungkan adalah penurunan elastisnya. Dari perhitungan program Plaxis V. 8.6, diperoleh lamanya waktu proses konsolidasi berlangsung adalah sebesar 1 hari. Tanah yang dimodelkan didominasi oleh tanah pasir. Metode kapasitas daya dukung lateral tiang pancang  hanya dapat digunakan pada satu jenis  tanah saja, misalnya untuk lapisan pasir saja atau lapisan lempung saja. Sehingga, apabila tanah tersebut mempunyai lapisan yang bervariasi, maka akan diambil lapisan yang dominan untuk mewakili semua lapisan. Dari hasil pengujian SPT diketahui bahwa lapisan yang dominan adalah pasir. Nilai efisiensi yang mewakili adalah metode feld Sebesar 0,54.  Kata kunci : daya dukung, penurunan, SPT, kalendering, Plaxis V. 8.6, dan efisiensi kelompok

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana