ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA PEMBUATAN PELAT BETON DENGAN METODE PELAT BONDEK DAN PELAT KONVENSIONAL PADA KONSTRUKSI GEDUNG BERTINGKAT (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN RUKO DI BINJAI )

Raihan Muyassar

Abstract


ABSTRAK Penggunaan pelat bondek supaya mengurangi biaya pengerjaan, dan waktu pengerjaan pelat lantai beton serta mengurangi jumlah volume beton yang berdampak pada bobot pelat lantai. Dalam proses pengolahan data ini, menghitung analisa harga satuan pekerjaan pelat lantai beton RUKO yang bersumber dari gambar kerja dan berpatokan pada AHS Cipta Karya Kementerian PUPR ( Permen PUPR 28/2016 ) dan harga satuan barang menggunakan Standar Satuan Harga Barang Kebutuhan Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2017 pembuatan pelat lantai beton dengan metode konvensional dan metode bondek. Hasil perhitungan analisa harga satuan dan hasil yang diperoleh dari lapangan di rata – ratakan. Selanjutnya menganalisa perbandingan kedua metode pembuatan pelat lantai beton untuk mendapatkan hasil analisa perbandingan antara kedua metode. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diperoleh : Pertama, pembuatan pelat lantai beton menggunakan Bondek dengan besi beton rangkai pabrikasi seperti Wiremesh memiliki prosedur kerja yang lebih sederhana dibandingkan dengan metode konvensional. Kedua, pembuatan pelat lantai beton menggunakan pelat bondek dengan besi beton rangkai pabrikasi wiremesh memiliki waktu pekerjaan 0,76 OH/m² yang lebih cepat 1,05 OH/m² atau percepatan pekerjaan 2,38 dibandingkan dengan metode konvensional yang memiliki waktu pekerjaan 1,81 OH/m². Ketiga, pembuatan lantai pelat beton menggunakan pelat bondek dengan besi beton rangkai pabrikasi wiremesh memerlukan biaya lebih murah yaitu Rp. 634.395 /m² dibandingkan dengan  metode konvensional yang memerlukan biaya Rp. 1.189.271,93 /m². Dengan demikian adanya efesiensi biaya sebesar Rp. 554.876,93 per meter persegi, atau efesiensi 46,6 %. Keempat, pembuatan lantai pelat beton menggunakan bondek didapat bobot 182,4 kg/m² dan dengan menggunakan metode konvensional didapat bobot 240 kg/m². Dengan demikan, berat pelat lantai beton menggunakan metode bondek lebih ringan dibandingkan metode konvensional yaitu sebesar 57,6 kg/m².  Kata Kunci : Pelat lantai Bondek, sederhana, dan efisien.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana