Perbandingan Analisis Daya Dukung Vertikal Pondasi Bored Pile Berdasarkan Data Pengujian SPT dengan Software Plaxis pada BH 63 (Studi Kasus Jalan Layang Kereta Api Medan – Kualanamu KM 4+800)

Cindy Mariani Dwifitri Silalahi

Abstract


Abstrak Pondasi adalah suatu bagian dari konstruksi bangunan yang berfungsi untuk menempatkan bangunan dan meneruskan beban yang disalurkan dari struktur atas ke tanah dasar pondasi yang cukup kuat menahannya tanpa terjadinya differential settlement pada sistem strukturnya. Tujuan penelitian adalah untuk membandingkan daya dukung ultimit bored pile dari hasil uji SPT dan Metode Elemen Hingga. Metode perhitungan untuk data SPT menggunakan metode Reese dan Wright.  Perhitungan daya dukung aksial bored pile dengan program Plaxis versi 8.6 pada titik Bore Hole 63 adalah 964,752 ton sebelum konsolidasi dan 1.018,810 ton sesudah konsolidasi pada kedalaman 30 m. Nilai ini tidak berbeda jauh dari hasil perhitungan menggunakan data SPT dengan metode Reese dan Wright yaitu sebesar 995,675 ton pada kedalaman 30 m. Dari hasil uji PDA didapat daya dukung ultimit pada kedalaman 30 m adalah 545 ton. Daya dukung lateral berdasarkan metode Broms pada Bore Hole 63 secara analitis sebesar 156,78 ton dan secara grafis sebesar 172,70 ton. Penurunan elastis tunggal yang dihasilkan sebesar 24,23 mm. Penurunan tanah dengan Metode Elemen Hingga adalah sebesar 3,00 mm sebelum konsolidasi dan 3,55 mm sesudah konsolidasi. Terdapat sedikit perbedaan daya dukung dan penurunan dengan beberapa metode yang digunakan. Hal ini dapat disebabkan oleh perbedaan jenis tanah, kedalaman yang ditinjau, cara pelaksanaan pengujian, faktor keamanan dan perbedaan parameter yang digunakan dalam perhitungan.  Kata Kunci : Reese dan Wright, SPT, PDA, Plaxis, Bored pile.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana