Pengaruh Substitusi Mikrobakteri Bioconc dengan Variasi Pengurangan Semen terhadap Beton

Olivia Esli

Abstract


Abstrak. Penggunaan beton sebagai bahan bangunan merupakan yang paling banyak digunakan hingga saat ini. Semen sebagai bahan penyusun utama beton semakin hari akan terus berkurang ketersediannya, sehingga diperlukan solusi substitusi bahan tersebut. Pada penelitian ini, mikrobakteri bioconc akan digunakan sebagai bahan substitusi semen, dimana variasi jumlah pengurangan semen sebesar 15%, 20%, 25%, dan 30% dari total berat semen. Sebagai benda uji silinder berukuran 15 cm x 30 cm dengan mutu beton 20 Mpa berjumlah 50 sampel. Pengujian sampel kuat tekan dan kuat tarik belah dilaksanakan pada umur beton 28 hari. Dari hasil pengujian, didapatkan bahwa kuat tekan beton paling tinggi dicapai oleh beton dengan jumlah pengurangan semen 15% yaitu sebesar 21,4 Mpa. Sedangkan untuk pengujian kuat tarik belah beton paling tinggi dicapai oleh beton dengan jumlah pengurangan semen 15% juga yaitu sebesar 2,55 Mpa. Penggunaan mikrobakteri bioconc sebagai substitusi semen cukup efektif bila jumlah pengurangan semen berkisar dari 15% hingga 20%. Sedangkan, untuk jumlah pengurangan semen antara 25% - 30% performa dari bioconc sudah kurang memuaskan. Kata kunci: beton bakteri, kuat tekan, kuat tarik belah, mikrobakteri bioconc

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana