PENGARUH PENGGUNAAN MONO KALIUM PHOSPHATE (MKP 52+34) SEBAGAI BAHAN STABILISASI PADA TANAH LEMPUNG DITINJAU DARI NILAI CALIFORNIA BEARING RATIO DAN PENGUJIAN KUAT TEKAN BEBAS

Yusuf Ullo

Abstract


ABSTRAK Kondisi tanah diindonesia sangat berbagai macam variasi jika dilihat dari kemampuan daya dukungnya. Tanah merupakan salah satu material yang sangat penting dalam suatu konstruksi. sehingga diperlukan tanah dengan sifat-sifat teknik yang memadai. Dalam kenyataanya sering dijumpai sifat tanah yang tidak memadai misalnya kompresibilitas, permeabilitas, maupun plastisitasnya. Stabilisasi merupakan suatu usaha dalam memperbaiki kondisi tanah yang memiliki indeks properties yang kurang baik. Dalam penelitian ini digunakan suatu bahan tambahan pupuk kalium sebagai bahan stabilisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai index properties, nilai Atterberg, nilai Compaction standar, nilai California Bearing Ratio (CBR) dan nilai pengujian kuat tekan bebas (UCT) pada tanah lempung. Tanah lempung yang diuji termasuk klasifikasi tanah menurut AASHTO tergolong A-7-6 (9) dan tergolong CL (Clay – Low Plasticity) menurut USCS. Dengan batas cair (LL) 47,33%; batas plastis (PL) 17,45% dan indeks plastisitas (IP) 29,88%. Nilai (CBR) California Bearing Ratio laboratorium tidak terendam (unsoaked) diperam selama 3 hari dengan nilai yang diperoleh tanah asli 6,29% dan pengujian kuat tekan bebas 1,42 kg/cm2. Pengujian CBR dan UCT memiliki batas paling optimum yang berada pada variasi 15% yang dicampur pupuk. Masing-masing mempunyai nilai untuk CBR tidak terendam (unsoaked) 10,87%. Dan nilai pengujian kuat tekan bebas (UCT) 3,10 kg/cm2.  Kata kunci: lempung, pupuk, stabilisasi tanah, CBR, kuat tekan bebas

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Benny Pradana